Taxila, Saksi Bisu Pertemuan Tiga Budaya

0
Taxila, Saksi Bisu Pertemuan Tiga Budaya
historypark.com

Taxila, Saksi Bisu Pertemuan Tiga Budaya. Taxila merupakan salah satu situs dan sisa-sisa arkeologi yang pernah menjadi pertemuan tiga budaya yang berbeda. Terletak di Distrik Rawalpindi, Pakistan. Posisi strategis Kota kuno Taxila antara Asia Selatan dan Asia Tengah menjadi rebutan beberapa kerajaan untuk menjadikan daerah kekuasan mereka.

Awal ditemukannya kota kuno Taxila

Taxila pertama kalinya ditemukan pada tahun 1980 oleh Sir Alexander Cunningham yang merupakan arkeolog terkenal. Beberapa bukti menunjukkan bahwa terdapat jejak pertemuan tiga budaya yang berbeda. Seperti patung Budha yang menjadi bukti bahwa kota Taxila pernah berkembang pada masanya.

Bahkan sejumlah ahli arkeolog mengatakan bahwa kota Taxila yang diperkirakan sudah ada sejak 320 tahun Sebelum Masehi itu memiliki sebuah tempat belajar bertaraf universitas. Bisa dikatakan bahwa dahulunya pernah ada universitas di Taxila dengan nama Takshashila. Hanya terdapat perbedaan dengan kondisi saat sekarang. Pada masanya, Taxila melakukan pembelajaran di alam terbuka dengan jumlah murid yang tidak bisa dipastikan. Karena itu, para ahli menilai bahwa Taxila adalah bentuk awal berdirinya pendidikan pada saat itu.

Pusat Pendidikan Pada masanya

Bukti sejarah Kota Takshashila yang pernah ada menjadi pusat pembelajaran kurang lebih 5 abad lamanya. Beberapa hipotesis para arkeolog mengungkapkan bahwa usia rata-rata yang belajar disana pada masanya adalah 16 tahun dan 18 tahun. Dimana pada usia 16 belajar mengenai keagamaan. Sedangkan usia 18 akan lebih beragam pelajarannya, seperti memanah, berburu, biologi, hingga militer.

Murid-murid yang datang bukanlah warga atau penduduk yang tinggal di sekitar sana, melainkan dari berbagai penjuru. Hal tersebut dikarena lokasinya yang strategis sehingga memungkinkan orang-orang dari wilayah lain tidak terlalu sulit untuk bisa kesana.

Banyaknya berbagai bukti-bukti budaya yang ditemukan, Taxila menyandang gelar sebagai Kota Kuno yang pertama kali menyebarkan pendidikan dengan tiga budaya yang berbeda. Oleh karena keragaman budaya yang pernah ada di Taxila, sejak tahun 1980 Taxila Ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Hingga kini, Taxila menjadi salah satu destinasi para traveler asing untuk melihat berbagai peninggalan bukti sejarah yang pernah ada pada masanya.

 

Leave A Reply