Keindahan Baliaga, Bali

0

Keindahan_Baliaga_Bali_1Keindahan Baliaga, Bali. Desa Tenganan Pegringsingan merupakan salah satu desa Bali Aga yang ada di Bali selain desa Trunyan dan Sembiran. Bali Aga merupakan desa yang masih mempertahankan pola hidup dan tatanan masyarakat seperti zaman dahulu serta aturan trasidisional yang kental. Dari tatanan bangunan, pekarangan rumah, dan Pura atau tempat ibadah dibangun sesuai dengan adat-istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang secara turun-temurun yang tetap dipertahankan hingga sekarang.

Desa Bali Aga ini terletak di Desa Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangsem, Provinsi Bali, dengan jarak tempuh 15 km dari kota Amlpaura dan 65 km dari kota Denpasar tepatnya dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jangan lewatkan tempat unik ini apabila berkunjung ke Bali, sangat disayangkan ke Bali apabila belum menikmati keunikan Desa Tenganan Pegringsingan. Banyak kebudayaan maupun adat-istiadat yang menarik dan sangat unik untuk diketahui.

Keindahan_Baliaga_Bali_3

Desa ini terkenal akan kerajinan tenun yang sangat unik yaitu kain Gringsing. Kain Gringsing merupakan salah satu kain terkenal di Dunia, sebab kain ini dibuat dengan manual yaitu ditenun oleh masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan, disamping itu menggunakan teknik double ikat atau ikat ganda yang hanya ada di 3 Negara disamping India, Jepang, dan Indonesia, khususnya hanya di Desa Tenganan Pegringsingan. Kain Gringsing ini dipercaya oleh masyarakatdi desa tersebut memiliki kekuatan magis sesuai dengan penamaan kain tersebut “Gering” artinya penyakit dan “Sing” berarti Tidak, maka dari itu kain ini dipercaya dapat menghindarkan dari berbagai hal-hal negatif ataupun terhindar dari penyakit. Selain dari pembuatan yang sangat rumit dan memerlukan waktu sangat lama, semua material pembuatan kain gringsing ini berasal dari bahan alami yaitu kapas asli bali untuk benang, babakan kepundung, buah kemiri, serta pohon taum untuk pewarnaan Tri Datu daripada kain Gringsing tersebut.

Keindahan_Baliaga_Bali_5Disamping terkenal akan kerajian tenunnya, tatanan bangunan di Desa Tenganan Pegringsingan mengikuti aturan adat-istiadat yang berlaku. Setiap bangunan yang ada di desa ini memiliki pola ataupun konsep yang sama antar masyarakatnya. Tidak kalah menarik di Desa Tenganan Pegringsingan terdapat tradisi yang memang beda daripada tradisi-tradisi lainnya di Bali. Mekare-kare atau tradisi perang pandan salah satu ikon tradisi di desa ini yang bertujuan untuk memperingati Dewa Indra sebagai Dewa Perang. Tradisi yang dilaksanakan setiap setahun sekali ini, menggunakan pandan yang berduri kemudian saling digosokkan kepada lawan ketika sedang berperang. Tradisi ini berlaku kepada siapun yang berani, baik masyarakat lokal, domestik bahkan wisatawan asing ikut melakukan tradisi tersebut.

Keindahan Baliaga, BaliJangan lewatkan tempat wisata unik ini, tidak lengkap apabila berkunjung ke Bali apabila belum mengunjungi tempat yang satu ini dengan kekayaan akan tradisi dan corak kebuyaan yang sangat unik. Tidak jauh dari tempat ini dapat menikmati pesona pantai dibalik bukit yang sangat indah yaitu pantai Candidasa tepat dibelakang bukit Sang Hyang Ambu atau sering disebut Bukit Samuh, yang mana terdapat banyak perkumpulan monyet. Segera kunjungi tempat ini dan dapatkan berbagai keindahan alam serta kebudayaannya. Just Enjoy the View and Panorama, See You In Baliaga.

Leave A Reply